9 Desember 2007

Juli 7, 2008

Wah ingatanku kuat juga ternyata, dari tanggal, bulan dan tahun masih aja tersimpan dalam memoriku. Dari tempat duduk di gereja yang segitu banyaknya kemungkinan juga masih ingat waktu aku bertemu dengan someone yang aku cintai. Ya itu hanya kenangan saja, mudah-mudahan juga tidak akan aku lupakan sampai selama-lamanya.

Malam hari saudaraku telepon, Na ayok besok berangkat ke gerja bareng ya, Ya udah berangkat yang kebaktian ke dua, jawabku kepada sepupuku.
Pagi-pagi sekitar jam 08.00 sepupuku nyamperin aku di kontrakan, kebaktian dimulai pukul 08.30 sedangkan jam 08.00 aja aku belum siap semuanya. Sebel juga pagi-pagi airnya gak ngalir, ya udah nunggu nyampe air ngalir, habis itu mandi dengan buru-buru, gak dandan cuman rapiin rambut dan bedakan, pake parfum juga c biar wangi, biar ada cowok yang nempel kayak perangko he3x… udah siap semuanya langsung aja berangkat naik angkot.

Aduh… gimana nich… nyampe gereja kebaktian dah dimulai, bangku di belakang semuanya sudah penuh, akhirnya aku langsung jalan ke depan saja sampil gandeng sepupuku. Wah lumayan nich… ada tiga bangku kosong, ya udah yang dua aku dudukin sama sepupuku terus samping kananku ada satu bangku masih kosong lagi, dari pada gak ada yang dudukin alkitab dan tas aku taruh aja di bangku kosong tadi. Aku ngelihat lagi samping kanannya bangku yang aku taruh tas tadi, Oh… ternyata yang dudukin cowok. Aku lihat langsung aja kaget seperti lagunya Intan Nuraini kali sampai gubrak jadinya. Tau gak siapa dia? O..OO… siapa dia? (kuis jaman dulu kali, yang presenternya kalau gak salah Koes Hendratmo), ternyata aku tau jawabannya yang di tanyain om koes… Dia itu temenku waktu SLTP om jawabku kepadanya. Langsung aja aku sapa, sebut aja inisialnya ya “DR”, bukan berarti Doktor lo tapi singkatan dari namanya. Terus gantian dia tanya Nana ya? Oh iya bener aku nana yang paling jelek itu he..he…he…

Setelah itu konsentrasi aja ngikutin kebaktian dulu, ngobrolnya dilanjutin nanti saja setelah kebaktian selesai. Pada waktu berdoa, aku bertanya sama Tuhan, Tuhan apakah benar ini rencana dari Tuhan, Engkau telah menjawab doaku untuk memiliki cowok yang seiman dan bertemu di tempat ibadah.
Acara kebaktian sudah selesai dan kami melanjutkan ngobrol lagi. DR, dah lama banget ya kita ndak pernah ketemu, kurang lebih 10 tahun ya semenjak kita pernah satu kelas di kelas I D tercinta itu…
Kok kamu bisa di sini gimana ceritanya, Aku dapat kerjaan di sini kata DR, kantonya si di jakarta tapi aku sering dapat tugas di luar jakarta.
DR ayo mampir ke kontrakanku biar tau kontrakanku dan kapan aja kamu boleh berkunjung ya…
Akhirnya kami pulang kegereja ber’empat aku, sepupuku, DR sama pamannya.

Dikontrakan dilanjutin lagi ngobrol-ngobrolnya sambil menikmati hidangan yang ada, Udah lama kemudian DR pamitan mau pulang karena harus kembali lagi ke Jakarta. Sebelum DR pulang ada sesuatu yang ketinggalan ternyata, apa tebak ayo…. DR minta no HP aku, aduh… senengnya aku kayak jadi artis dimintain no HP he3x…. Aku mau aja dan langsung aku kasih supaya kita masih bisa tetap komunikasi.

Itulah awal pertemuanku dengan someone yang aku cintai, dan waktu itulah aku mulai jatuh cinta kepadanya. He3x….

Sampi bertemu untuk di cerita cintaku selanjutnya…

Tinggalkan Balasan